Pengelola BLUEHTV Dicekal Polisi?

 Ada kabar mengejutkan datang dari developer program streaming TV dan Radio Online yang cukup ternama, BLUEHTV. 
Pengelola sekaligus developer website dan Program BLUEHTV yang telah bergerak dari tahun 2011 dikabarkan diciduk Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar). 
Menurut informasi yang diterima, penutupan BLUEHTV tersebut atas tuntutan dari PT. MNC Sky Vision, menurut mereka Fitur Donasi yang diterapkan BLUEHTV melanggar hak cipta MNC Sky Vision.
Dari pemberitahuan TSK di salah satu Forum Online pada hari sabtu 10/05/2014 bahwa BLUEHTV Ditutup, dan TSK ditahan di Polda Bandung. 
Konfirmasi TSK mengenai penutupan BLUEHTV
Seperti diberitakan Tribun Jabar berikut ini. 
BANDUNG, TRIBUN -- Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menciduk pengelola situs televisi online, www.bluehtv.com, HTS alias Her (27). Sampai saat ini member www.bluehtv.com berjumlah sekitar 15 ribu dan member donasi/membayar sebanyak 1.000 orang.‬‬
Sejak 2011, Her mengelola situs yang menyiarkan siaran televisi berbayar yang hak cipta dan hak siarnya dimiliki PT MNC Sky Vision. Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Res Krim Sus) Polda Jabar mendapuk Her telah melanggar hak cipta dan melakukan tindak pidana.
"Dia (Her) bertindak sebagai operator website. Untuk jadi member donatur mereka mentransefer Rp 50 ribu ke rekening tersangka. Jadi, untuk memperkaya dan keuntungan sendiri. Kita masih lakukan penyelidikan, pendalaman, serta pengembangan atas kasus ini. Patut diduga masih ada pihak-pihak lain yang terkait," ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Martinus Sitompul dalam keterangan tertulis yang diterima Tribun, Kamis (15/5/2014).‬‬
Petugas menciduk pelaku di Jalan Kemuning IV Blok M-II RT 03/10, Kelurahan Kedungwaringin, Kecamatan Tanah Sereal, Kota Bogor, sekitar pukul 15.00.‬‬ Selama ini, website milik Her tersebut memperkenalkan dan mempromosikan sebuah aplikasi untuk menonton TV Online dan Radio Online dengan nama aplikasi BLUEHTV.
Atas perbuatannya, Her dijerat Pasal 32 Ayat (1) Jo Pasal 48 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE. Pria asal Bogor ini pun dijerat Pasal 72 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002 tentang hak cipta. Ia terancam pidana penjara maksimal 8 tahun penjara dan atau denda paling banyak Rp 2 Miliar.‬‬ (dic) Source

Salah satu tampilan dalam program BLUEHTV
Previous
Next Post »

Silakan tinggalkan komentar anda dengan etika berkomentar yang baik dan sopan.
Kami dapat menghapus komentar yang dianggap melanggar dan atau dapat menimbulkan suatu hal tidak baik nantinya. Out Of Topic Show Konversi KodeHide Konversi Kode Show EmoticonHide Emoticon

Thanks for your comment